Selalu Bersungguh-sungguh
_Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga._
*RENUNGAN INSPIRASI*
Pada laga Piala Dunia 2018 lalu, tim nasional Kroasia untuk pertama kalinya berhasil mencapai babak final dan berhadapan dengan tim nasional Perancis. Sejak babak penyisihan grup hingga semifinal, Kroasia menjadi tim yang tidak terkalahkan. Walau demikian, mereka tidak larut dalam euforia kemenangan. Mereka terus fokus dan berusaha untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Mereka belajar dari kekalahan tahun 1998, di mana saat itu mereka hanya berhasil mencapai semifinal dan dikalahkan oleh tim Perancis. Perjuangan dan kerja keras mereka tidak sia-sia. Walaupun kembali mengalami kekalahan dalam pertandingan babak final melawan Perancis, tetapi pencapaian yang mereka raih sebagai runner-up tidak dapat dipandang sebelah mata.
Berbeda dengan kesungguhan yang ditunjukkan oleh tim nasional Kroasia dalam Piala Dunia 2018 lalu, ada sebagian bangsa Israel di bawah kepemimpinan Yosua yang tidak sungguh-sungguh bergerak untuk menduduki negeri yang dijanjikan Allah kepada mereka. Yosua membagi seluruh tanah perjanjian menjadi 11 bagian berdasarkan kesebelas suku Israel, sebab suku Lewi yang dikhususkan untuk melayani Tuhan tidak mendapatkan milik pusaka. Sementara tiga setengah suku Israel sudah mendapatkan bagiannya, ada tujuh setengah suku yang masih belum bergerak untuk menduduki negeri itu. Karena itu Yosua menegur mereka agar berhenti bermalas-malasan dan segera menduduki tanah perjanjian. Tanpa kita sadari, mungkin kita pun sering bersikap seperti sebagian bangsa Israel ini. Kita bisa memulai suatu pekerjaan, tetapi tidak segera menuntaskannya. Firman Tuhan dalam Amsal 12:27 BIS mengatakan, “Dengan bermalas-malas takkan tercapai yang diidamkan; dengan bekerja keras orang mendapat kekayaan.” Itu artinya kemalasan adalah faktor terbesar yang akan menghalangi seseorang untuk mencapai impiannya. Tuhan menciptakan kita sebagai pemenang, tetapi hal itu akan terwujud bila kita mau bertindak untuk mencapainya. Melalui renungan kita hari ini, marilah kita belajar untuk berusaha dengan lebih giat dan tekun. Jangan membuang-buang waktu dengan hal-hal yang tidak penting. Tuntaskanlah segala sesuatu yang sudah Anda mulai. Karena dengan demikian Anda akan menuai hasil yang memuaskan dari jerih lelah Anda. (EK)
*REFLEKSI DIRI*
1. Apa kata Alkitab mengenai orang yang rajin?
2. Apakah ada hal-hal yang belum dicapai, yang diakibatkan oleh karena Anda tidak segera menyelesaikannya?
*POKOK DOA*
Bapa di Sorga, ajar aku untuk menjadi pribadi yang giat dan tekun. Tegur aku bila aku selama ini sering membuang-buang waktu dan bermalas-malasan, sehingga apa yang aku kerjakan tidak pernah tuntas. Aku mau menjadi pribadi yang tekun dan setia. Kiranya Roh Kudus senantiasa menguatkan dan mengingatkanku. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
*YANG HARUS DILAKUKAN*
Tuntaskanlah apa yang sudah kita kerjakan hingga akhir agar kita mendapatkan hasil yang maksimal.
*HIKMAT HARI INI*
Jika Anda malas dan hanya membuang-buang waktu, Anda tak akan tahu bagaimana cara merengkuh peluang bahkan ketika peluang itu tepat berada di hadapan Anda. - *Li Ka-Shing*
Comments
Post a Comment