Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah
Norman adalah pemilik sebuah perusahaan bernama
XS-Trash, sebuah perusahaan jasa untuk membersihkan rumah. Suatu kali ia
diminta oleh seorang klien untuk membersihkan rumah yang telah lama
kosong. Saat membersihkan rumah tersebut, ia menemukan uang tunai
sebesar 100 ribu dolar. Ia pun langsung menelepon kliennya yang
merupakan pemilik rumah dan memberitahu tentang uang tersebut. Melihat
kejujuran Norman, pemilik rumah tersebut memberikan uang sebesar 15 ribu
dolar, sekaligus juga rumah yang dibersihkannya itu diberikan kepada
Norman. Rumah tersebut bernilai 160 ribu dolar. Norman menolaknya dengan
halus dan berkata, “Aku dibesarkan oleh orang tuaku untuk hidup dalam
kejujuran dan apa pun yang bukan milikku sudah seharusnya aku
kembalikan.” Tetapi pemilik tetap bersikeras untuk memberikannya karena
ia sangat menghargai kejujuran Norman.
Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata ‘jujur’ adalah lurus hati,
tidak berbohong, tidak curang. Jujur berarti ya adalah ya dan tidak
adalah tidak. Raja Daud adalah salah satu tokoh Alkitab yang menjunjung
tinggi nilai kejujuran. Dalam mazmurnya, Daud banyak menyinggung tentang
kejujuran. Daud sadar, bahwa selama kita masih hidup, kita tidak akan
terlepas dari godaan-godaan yang akan datang kepada kita sebagai
anak-anak Tuhan. Hal itu bertujuan untuk membuat kita menyimpang dari
prinsip hidup benar yang selama ini kita pegang dan hidupi. Ada begitu
banyak godaan yang sangat menggiurkan yang dapat menggoyahkan pendirian
kita, namun pada akhirnya keputusan ada di tangan kita sendiri.
Jadikanlah kebenaran firman Tuhan sebagai prinsip dasar hidup Anda.
Kadang-kadang untuk melakukan hal yang benar berarti kita harus berani
menentang arus dunia. Namun, jangan takut dan bimbang untuk
melakukannya. Sebab selama kita melakukan kebenaran firman Tuhan, maka
hidup dan masa depan kita ada dalam pemeliharaan Tuhan. Mazmur 37:37
mengatakan, “Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang
yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan.” (EK)
*REFLEKSI DIRI*
1. Mengapa penting bagi Anda untuk belajar hidup jujur?
2. Bagaimana cara Anda mempraktikkan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari?

Comments
Post a Comment